Selasa, 30 Agustus 2016

Mengupas Manfaat dan Risiko Behel Gigi
Kampus Berkualitas20.19 0 komentar



Di Indonesia, behel gigi menjadi trend gaya masa kini. Banyak sekali anak muda hingga orang dewasa yang memanfaatkan behel untuk memaksimalkan penampilan mereka. Yang didapatkan ialah rasa percaya diri atas penampilan yang lebih menarik. Tentu saja hal tersebut memunculkan musim trend baru yang menyebar dengan cepat di tengah pergaulan. Sehingga permintaan pemasangan behel gigi semakin meningkat. Jika kembali kepada fungsinya sendiri, penggunaan behel/kawat gigi bertujuan untuk merapikan susunan gigi.

Jadi tujuan utama behel adalah memperbaiki susunan gigi yang kurang rapi, agar menambah segi estetika pasien. Namun saat itu penggunaan kawat gigi masih menjadi hal yang tabu dan memalukan bagi banyak orang karena kawat yang dipakai tidak seperti saat ini yang memiliki hiasan dan pernak-pernik gigi. Sehingga saat muncul behel dengan hiasan, maka cara pandang orang terhadap behel mulai berubah, yang awalnya hanya untuk merapikan gigi, kini menjadi cara baru untuk eksis mengikuti trend.



Selain bermanfaat, behel gigi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan gigi dan mulut jika tidak dilandasi dengan kesadaran merawat dengan sungguh-sungguh. Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh behel :

1     Gigi bisa menjadi goyah, karena tulang yang memegang gigi dengan kuat akan menjadi longgar disebabkan oleh kedudukan gigi yang berubah mengikuti tekanan kawat.

2    Gigi menjadi kotor. Adanya behel pada gigi memungkinkan sisa makanan dan kotoran menempel di sela-sela behel. Efek lainnya adalah mulut akan dipenuhi kuman dan bakteri, sehingga muncul gejala bau mulut.

3     Susunan gigi akan semakin kacau jika behel tidak dipasang dengan benar. Gunakanlah jasa dokter gigi atau profesi yang memiliki kompetensi memasang behel gigi.

4     Luka dan sariawan. Kawat yang melekat di gigi membuat bibir atau pipi bagian dalam anda selalu berbenturan dengan kawat behel. Luka/sariawan tersebut dapat menjadi jalan masuknya penyakit menular jika melakukan kontak dengan orang lain.

Jika Anda ingin memakai behel karena alasan-alasan tertentu, kami berikan beberapa pertimbangan sebelum Anda menggunakannya.

1     Sesuaikan antara tujuan dengan risiko yang akan ditanggung. Jika tujuan utama Anda hanyalah untuk mengikuti trend, maka pastikan bahwa Anda telah siap dengan risiko, dan siap untuk merawat gigi anda lebih ekstra.

2    Pilihlah dokter yang berkompetensi. Jangan memilih jasa pemasangan behel yang tidak memiliki izin. Bukannya manfaat, kerugian yang akan Anda dapatkan.

3     Carilah informasi mengenai jenis behel. Pilihlah jenis behel yang tepat untuk Anda, jangan sampai bahan baku behel menimbulkan alergi pada tubuh Anda.

4     Harus sering memperhatikan kebersihan gigi. Anda harus sering menyikat gigi, agar sisa makanan dan bakteri tidak bersarang di sela-sela behel.

5     Sediakan uang lebih. Proses pemasangan, kontrol, perawatan, dan pelepasan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Berpenampilan baik dan cantik memang dambaan setiap orang, namun jangan korbankan kesehatan untuk hal yang sebenarnya sudah Anda miliki. Menggunakan behel untuk merapikan gigi memang hal yang diperlukan, namun jika untuk mengikuti trend lebih baik dihindari. Karena kecantikan alami sudah Anda miliki sebelum trend menjadi gaya hidup.
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar