Senin, 05 September 2016

Waspadai gejala kelumpuhan Pada Tubuh Anda
Kampus Berkualitas21.41 0 komentar

Kondisi lumpuh total ketika organ-organ
tubuhnya sudah tidak mampu menyokong
aktivitas bergerak


Gejala kelumpuhan sering dijumpai pada pasien kecelakaan, stroke, dll. Awalnya kelumpuhan dianggap sebagai penyakit, namun sebenarnya kelumpuhan adalah akibat dari sebuah penyakit. Pada banyak kasus, lumpuh sebenarnya bisa disembuhkan atau minimal penderita bisa berjalan lagi meski dengan menggunakan alat bantu.

Spesialis Kedokteran Fisik & Rehabilitasi Rumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, Dr Sondang Rexano, SpKFR mengungkapkan, bahwa dalam kehidupan sehari-hari sering kita mendengar orang berbicara tentang penyakit lumpuh, ada yang lumpuh total, lumpuh sebagian, lumpuh sementara maupun lumpuh menahun. Menurutnya kondisi lumpuh sebenarnya tidak selalu disebabkan oleh suatu penyakit yang menyerang sistem anggota gerak dalam hal sistem otot dan saraf. Namun, sering juga ditemui pada orang yang sudah mencapai usia yang sangat lanjut dimana kondisi fisik dan organ-organ tubuhnya sudah tidak mampu menyokong aktivitas bergerak. Kondisi seseorang tersebut bisa jatuh ke dalam kondisi lumpuh, bila hanya dibiarkan berbaring tiduran dalam jangka waktu lama, karena otot-otot tubuh kurang digerakan.

Penyebab Kelumpuhan
Penyebab yang paling sering dari kelumpuhan adalah karena adanya pembekuan pada urat darah, sehingga otot gerak tidak mendapat suplai oksigen dan nutrisi dari darah. Namun secara umum penyebab kelumpuhan disebabkan oleh beberapa hal :
  • Tekanan darah tinggi
  • Kadar kolesterol tinggi
  • Kerja jantung yang lemah
  • Pembuluh darah yang kaku, atau yang luka
  • Pola hidup yang tidak sehat, seperti: merokok, minum alkohol, makan makanan berkolesterol tinggi, kurang olahraga, emosi berlebihan, stress, faktor keturunan, dll.
Hasilnya semua jaringan yang berhubungan dengan bagian tersebut mengalami luka, karena otak adalah tempat syaraf-syaraf yang mengontrol tubuh kita, mengendalikan rasa sakit, suhu badan, alat peraba dan mata. Kalau syaraf yang ada di otak kita rusak, maka bagian tubuh kita yang lain tidak dapat dipergunakan.

Menurut TMM Gan dalam buku Your Health and Mine, terdapat bagian dalam pembuluh darah manusia yang menyebabkan terhentinya aliran darah ke bagian-bagian otak tersebut. Namun, penderita yang mengalami kelumpuhan ini mempunyai kemungkinan besar untuk sembuh, tetapi biasanya ada bagian tubuh yang mengalami kelumpuhan untuk selamanya.

Penting bagi Anda untuk tetap menjaga gaya hidup bersih dan memperkuat daya tahan tubuh agar lebih kuat terhadap infeksi virus dan bakteri, sehingga aktivitas sehari-hari tidak terhambat dan daya tahan tubuh tetap terjaga.


Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar