Senin, 05 September 2016

Waspadai Cedera Olahraga & Tangani dengan Benar
Kampus Berkualitas23.35 0 komentar



Pengompresan dengan es pada area cidera


Kegiatan olahraga bertujuan untuk mendapatkan tubuh yang sehat. Namun demikian olahraga juga memiliki risiko cedera, sehingga butuh teknik tertentu agar olahraga tidak menimbulkan cidera bagi seseorang. Jika cidera telah terjadi maka butuh penanganan khusus terhadap beberapa kasus cidera agar berangsur sembuh dan dapat berolahraga kembali.





Kontra Indikasi
  • Individu yang sensitif terhadap dingin
  • Jangan dilakukan pada luka terbuka
  • Seorang yang memiliki masalah jantung dan pembuluh darah
  • Kram otot
  • Seorang yang memiliki kelainan syaraf

Keempat penanganan tersebut dapat diaplikasikan pada berbagai jenis cidera olahraga. Namun tidak semua tekniknya dapat untuk beberapa kasus cidera, seperti :

Kram Otot
Saat kram, tahanlah otot yang berkontraksi. Lalu gosoklah otot yang kram dengan balsem agar pembuluh darah kembali normal dan otot rileks.

Pergeseran Sendi
Mintalah pertolongan kepada instruktur yang berkompeten mengatasinya. Untuk mengurangi rasa sakit, tariklah sendi ke posisi semula, dan gunakan bidai agar sendi tidak bergeser kembali. Segera pergi ke dokter/rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

Luka Lecet
Bersihkan luka dengan antiseptik, lalu balut dengan plester. Jika kedalaman luka lebih dari 1 cm lebih baik dijahit. Kunjungi dokter terdekat untuk penanganan terbaik.

Patah Tulang
Segera bawa ke dokter/rumah sakit. Jangan pernah memijat bagian tulang yang sakit.


Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar