Rabu, 14 September 2016

Tingkatkan Kesehatan Otak dengan Rempah Herbal
Kampus Berkualitas23.46 0 komentar



Rempah herbal dikemas dalam bentuk kapsul

Rempah-rempah atau yang biasanya lebih dikenal dengan bahan herbal, sangat berguna bagi kesehatan tubuh. Kandungan bebas kalori hingga bebas lemak membuat perbedaan yang signifikan bila dibandingkan dengan makanan kemasan. Beberapa manfaat dari bahan-bahan rempah (herbal) salah satunya adalah untuk meningkatkan kesehatan otak manusia seperrti mempertajam memori, mampu mengurangi rasa kecemasan yang melanda pikiran manusia dan untuk melindungi otak dari jenis tumor otak.

Berikut merupakan bahan-bahan rempah (herbal) yang bermanfaat untuk kesehatan otak manusia:

  • Daun peterseli dan thyme

Kandungan flavonoid dalam peterseli dan thyme yang disebut apigenin dapat memperkuat hubungan antara neuron dan sel stem pada otak. Para peneliti berhipotesis bahwa apigenin dapat mempengaruhi pembentukan sel otak dan dapat meningkatkan komunikasi pada penderita depresi, Alzheimer, dan Parkinson. Selain itu, asam folat yang terkandung pada daun peterseli juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan otak, serta mengoptimalkan fungsi dan kapasitas otak.

  • Chamomile

Seperti apigenin, sebuah studi laboratorium juga menunjukkan bagaimana cara kerja chamomile pada otak, dimana chamomile mengandung senyawa yang mampu mengikat reseptor bahan kimia tertentu pada otak. Hal tersebut diduga dapat mengurangi kecemasan yang dirasakan pada manusia.
Dalam satu studi yang dilakukan pada selompok kecil orang dengan gangguan kecemasan, dengan mengkonsumsi ekstrak chamomile dalam delapan minggu kemudian mereka melaporkan mengalami penurunan rasa kecemasan yang ada.

  • Kunyit
Penderita Alzheimer yang mengkonsumsi kunyit, plak Amyloid pada otaknya bisa berpotensi lebih bersih. Hal ini dikarenakan kunyit dapat memperlambat atau menyembuhkan penyakit Alzheimer.

  • Sage
Kandungan sage dipercaya dapat meningkatkan kinerja memori manusia secara signifikan. Selain itu, senyawa yang terdapat dalam akar sage mirip dengan obat-obatan untuk penyakit Alzheimer. Sage juga dapat dicampurkan ke dalam makanan, seperti sup atau sebagai salad makanan.
Namun jangan lupa untuk tetap berhati-hati dalam mengkonsumsi sage, karena bisa berbahaya bagi sebagian orang yang memiliki tekanan darah tinggi.

Bawang putih dapat menghambat dan mengembalikan kerusakan sel otak
  • Bawang putih

Ekstrak bawang putih, dengan bahan utamanya S-allyl-L-cysteine, efektif melindungi otak dari proses peradangan dan perubahan struktur kimia pada otak yang terjadi pada penderita Alzheimer. Selain itu, senyawa yang ada dalam bawang putih juga dapat membunuh pertumbuhan sel kanker.
Kandungan dari bawang putih yang dapat menghambat, bahkan mengembalikan kerusakan sel otak yang disebabkan oleh masalah lingkungan, seperti asap rokok, polusi udara hingga mengkonsumsi alkohol yang berlebihan.


Dengan banyaknya manfaat bahan-bahan rempah (herbal), tentu Anda bisa memulai untuk menjadikannya sebagai obat alami yang baik untuk kesehatan otak Anda.

Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar