Senin, 05 September 2016

Cara Tepat Konsumsi Obat
Kampus Berkualitas00.14 0 komentar



Minum suplemen, vitamin bahkan obat sudah seperti kebiasaan bahkan kebutuhan bagi banyak orang. Yang jelas, minum obat umumnya karena ingin menghilangkan rasa sakit/penyakit. Minum obat sudah tentu harus mematuhi indikasi, aturan, dosis yang mungkin harus melalui resep.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam minum obat :

  • Saat minum obat tentu ada periode minumnya. Jika harus minum 3x1 tablet sehari artinya minum obat tiap 8 jam sekali, jika 2x1 tablet artinya 12 jam sekali minum. Karena dalam satu hari ada 24 jam jadi dibagi beberapa kali minumnya.
  • Penting untuk memantau obat tersebut boleh diminum sebelum atau sesudah makan. Hal ini sangat mempengaruhi hasil kerja obat di dalam tubuh manusia. Karena obat juga dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi.
  • Takaran yang pas ini sangat dianjurkan sesuai dosis. Contohnya pada obat dalam bentuk larutan (sirup) memiliki takaran yang harus tepat. Hal ini sangat penting, agar tidak mengurangi dosisnya atau berlebihan dalam memberikan dosis. Sehingga tidak berakibat fatal. Dosis yang benar : untuk satu sendok teh adalah 5ml dan untuk satu sendok makan adalah 15ml
Adapun anjuran yang perlu diperhatikan saat minum obat. Karena masih banyak masyarakat berasumsi salah benar berkenaan tentang minum obat. Berikut ini cara tepat yang perlu dilakukan saat mengkonsumsi obat :
  • Obat pusing bisa diminum saat perut kosong, sebab obat tersebut biasanya mengandung parasetamol atau metampiron. Zat-zat ini penyerapannya akan terhambat dengan adanya makanan dalam lambung. Jadi dianjurkan untuk minum obat ini saat perut kosong agar didapat efek yang cepat.
  • Obat antibiotik yang diberikan sesuai resep dokter sebaiknya jangan dihentikan meski sudah tidak merasakan gejala penyakit atau sudah merasa sehat. Karena pemberhentian antibiotik yang tidak sesuai waktu, atau terlalu cepat, bisa membuat bakteri bertahan hidup dan menyebabkan infeksi berulang.
  • Hindari minum obat dengan susu, karena susu tersusun atas materi yang cukup kompleks, salah satunya adalah kalsium. Beberapa obat diketahui bereaksi dengan kalsium susu sehingga dapat menghambat penyerapannya. Sehingga obat tidak akan memberikan efek yang diharapkan.
  • Hindari minum obat dengan Softdrink, karena mengandung karbonat yang mudah bereaksi dengan zat kimia lain yang terkandung dalam obat. Sehingga minum obat bersama minuman bersoda sangat tidak dianjurkan.
Softdrink mengandung karbonat yang mudah bereaksi dengan zat kimia lain yang terkandung dalam obat
Minum obat adalah untuk mengatasi masalah kesehatan, jadi jangan sampai kesehatan kita bertambah buruk hanya gara-gara salah aturan dalam minum obat. Penting pula untuk selalu gunakan air putih bukan kopi, susu atau teh saat minum obat, dan selalu ikuti anjuran pemakaian agar terhindar dari efek samping yang berbahaya.
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar