Senin, 05 September 2016

Atasi Saraf Terjepit dengan 3 Metode
Kampus Berkualitas23.58 0 komentar

Pemijatan seluruh tubuh akan mendorong
relaksasi semua otot
Apakah Anda sering mengalami sakit pinggang, disertai kesemutan atau sakit yang menjalar ke arah panggul, paha atau bahkan sampai jari-jari kaki? Mungkin Anda mengalami Hernia Nucleosus Pulposus (HNP) atau yang biasa disebut oleh masyarakat awam dengan saraf terjepit. Istilah "terjepit" merupakan penyederhanaan dari kata kompresi atau tertekan. Kompresi terjadi pada sebagian atau seluruh bagian tengah dari lempengan intervertebralis yang keluar menonjol dari lempeng secara terpaksa. Hal ini dialami ketika tulang dalam kondisi  subluxation atau dislokasi. Subluxation atau dislokasi adalah keadaaan di mana ruas tulang belakang berada tidak dalam posisi yang benar atau tidak pada tempatnya sehingga gejala yang sering dialami adalah nyeri punggung karena iritasi persarafan yang terjepit oleh tonjolan tersebut.

Nyeri punggung dapat membatasi mobilitas sistem gerak tubuh sehingga dapat mengganggu aktivitas sebagaimana biasanya. Keluhan ini merupakan keluhan yang paling sering terjadi, maka sangat penting untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menyebabkan keluhan ini.
  • Aktivitas berlebihan yang menyebabkan ketegangan pada bagian punggung bawah atau aktivitas dengan posisi yang tidak tepat, misalnya: mengangkat benda berat secara tiba-tiba atau berulang, menggunakan alat getaran pada daerah punggung dalam waktu yang cukup lama).
  • Trauma, kecelakaan atau patah tulang.
  • Gangguan pada tulang belakang (sebagai contoh: peregangan otot dan ligamen di sekitar tulang belakang yang terlalu berlebihan atau efek penuaan).
  • Infeksi.
  • Adanya pertumbuhan massa yang abnormal, sepeti tumor.
  • Obesitas (biasanya pada orang dengan berat badan berlebih dapat terjadi tekanan berlebihan pada tulang belakang).
  • Tonus otot yang kurang baik pada bagian punggung.
  • Tegangan atau spasme otot.
  • Terkilir atau terpelintir.
  • Robekan otot atau ligamen.
  • Masalah pada persendian tulang belakang.
  • Merokok.
  • Hernia nukleosus pulposus (HNP).
  • Penyakit lainnya seperti osteoarthritis, spondilitis, atau fraktur kompresi.
Hernia Nucleosus ialah sakit pinggang, disertai
kesemutan atau sakit yang menjalar ke arah
panggul, paha atau bahkan sampai jari-jari kaki
Mengetahui cara mengatasi saraf terjepit akan membantu Anda untuk mengatasi rasa sakit, dan tindakan ini dapat dilakukan di rumah atau dengan bantuan dokter.
Berikut adalah tiga metode yang dapat Anda praktikkan untuk mencegah dan mengobati saraf terjepit.

1. Metode Pencegahan Jangka Panjang

Lakukan olahraga berdampak rendah
Cobalah pergi berenang atau berjalan-jalan. Ini akan membantu untuk menggerakkan otot-otot sembari memberikan tekanan yang minimal pada sendi dan tendon tempat saraf terjepit berada.

Menambah asupan kalsium
Kalsium akan membantu penyembuhan saraf terjepit. Makanlah makanan yang kaya kalsium, misalnya produk susu seperti susu, keju, dan yoghurt serta sayuran hijau seperti bayam.

Batasi asupan makanan asam.
Makanan asam dapat meningkatkan rasa sakit yang timbul dari saraf terjepit, dan harus dihindari selama proses penyembuhan. Beberapa makanan yang sangat asam termasuk buah jeruk dan kopi.
Makan lebih banyak makanan mengandung kalium.
Terkadang saraf terjepit terjadi karena kekurangan kalium. Untuk mengatasi kekurangan kalium, cobalah untuk makan aprikot, pisang, avokad, dan kacang-kacangan.

2. Metode Penanganan di Rumah

Memahami diagnosa
Saraf terjepit adalah kondisi ketika saraf rusak karena sesuatu hal dan tidak dapat mengirimkan sinyal-sinyal dengan sempurna. Salah satu gejala saraf terjepit pada leher yaitu saat Anda mengalami nyeri atau sakit di leher belakang dan menjalar ke bahu tangan sampai ke ujung jari sehingga mengakibatkan tangan menjadi lemah, kaku dan kesemutan. Jadi, sebelum mempertimbangkan pengobatan apapun, pastikan Anda memahami diagnosisnya terlebih dahulu.

Istirahatlah
Hindari mengunakan bagian yang sakit dengan melakukan gerakan berulang atau mengangkat beban berat. Tidur sedikit lebih lama daripada biasanya adalah cara alami tubuh untuk mengatasi kerusakan saraf. Jika diperlukan, perbanyak waktu untuk beristirahat.

Gunakan alat penopang supaya Anda tidak perlu menggerakkan bagian yang sakit
Dengan menggunakan alat bantu maka dapat membantu Anda untuk melakukan beberapa pekerjaan seperti biasanya.

Misalnya: Jika saraf terjepit berada di bagian leher, maka gunakan penyangga leher untuk menahan otot sepanjang hari.

Tempelkan es dan air panas
Untuk membantu mengurangi pembengkakan dan meningkatkan sirkulasi, tempelkan es dan air panas secara bergantian pada bagian saraf yang terjepit. Caranya: Tempelkan es selama 15 menit  sebanyak 3-4 kali sehari untuk mengurangi peradangan. Lalu, gunakan botol air panas atau bantal panas setelah menempelkan es untuk mendorong aliran darah yang dapat mempercepat proses penyembuhan. Setelah itu mandi dengan air hangat atau merendamkan saraf yang terjepit ke dalam air panas untuk mengendurkan otot-otot di bagian yang sakit dan meningkatkan aliran darah.

Lakukan pemijatan.
Pemijatan seluruh tubuh akan mendorong relaksasi semua otot, yang akan menenangkan dan meredakan bagian yang sakit. Hindari pijatan intens ke dalam jaringan atau tekanan yang kuat, karena hal ini dapat memperburuk kondisi saraf yang terjepit.

Minum obat.
Untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit, cobalah minum obat anti inflamasi non-steroid seperti  ibuprofen, aspirin atau yang lebih spesifik, misalnya: Lyrica dan Neurontin.

3. Metode Pengobatan Dokter

Kunjungi ahli terapi fisik.
Dokter dapat memberikan peregangan dan latihan khusus yang membantu penyembuhan saraf terjepit. Latihan-latihan tersebut akan meringankan tekanan pada saraf terjepit untuk mengurangi rasa sakit.

Pertimbangkan untuk menggunakan injeksi epidural steroid.
Perawatan ini dapat mengurangi rasa sakit dengan melibatkan suntikan steroid pada tulang belakang dan hanya bisa dilakukan oleh dokter.

Konsultasikan dengan dokter Anda mengenai pilihan operasi.
Untuk nyeri yang signifikan, operasi pada saraf terjepit mungkin pilihan pengobatan yang terbaik. Misalnya, saraf terjepit di pergelangan tangan mungkin memerlukan pemotongan jaringan otot untuk mengurangi tekanan di daerah tersebut.

Operasi
Operasi mungkin perlu dilakukan beberapa kali, bergantung pada tingkat keseriusan saraf terjepit tersebut.

Proses penyembuhan saraf terjepit bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. Hal ini tergantung pada jumlah kerusakan saraf yang dialami penderita. Anda dapat mempraktekkan salah satu dari tiga metode yang sudah dipaparkan sebelumnya untuk membantu proses penyembuhan saraf terjepit.

Makanan yang kaya kalsium membantu
penyembuhan saraf terjepit


Makanan yang kaya kalsium membantu
penyembuhan saraf terjepit

Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar