Selasa, 30 Agustus 2016

Cara Tepat Membersihkan Luka
Kampus Berkualitas02.01 0 komentar


“Ketika terluka, yang umum digunakan masyarakat untuk membersihkan luka adalah alkohol. Padahal hal tersebut harus dihindari karena alkohol memberikan efek samping kepada sel tubuh yang terluka.”

dr. Jaka Suganda dari perusahaan produk kesehatan dan kecantikan menjelaskan, alkohol memang mengandung desinfektan untuk membunuh bakteri. Namun, ketika pembuluh darah terbuka karena luka, pemberian alkohol justru bisa merusak jaringan sekitarnya.
Beliau mengatakan bahwa "Alkohol bisa merusak sel-sel yang mau tumbuh, jadi penyembuhan agak lama.”

Selain itu, alkohol yang masuk ke aliran darah melalui kulit yang terluka menimbulkan efek negatif bagi kesehatan. Sebelum diobati, luka memang harus dibersihkan terlebih dahulu. Bahan terbaik untuk membersihkan luka ialah air steril. Namun, jika tidak ada air steril, bisa dengan air bersih. "Sebaiknya air steril disediakan di kotak P3K," tambahnya.

Menurut dr. Jaka, penggunaan rivanol juga diperbolehkan karena dapat membunuh bakteri atau menghambat pertumbuhan kuman pada kulit yang terluka. Setelah daerah luka benar-benar bersih, barulah diobati.

Untuk membunuh kuman atau bakteri di dalam darah luka, gunakanlah obat merah. Selain itu, bisa juga menutup luka dengan plester. Sementara itu, jika luka cukup lebar, gunakan  kasa steril. Penanganan luka ini hanya untuk pertolongan pertama. Jika luka cukup serius, pergilah ke rumah sakit terdekat.
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar