Rabu, 20 Agustus 2014

Tokoh Dunia yang Sukses Melalui Kegagalan
Kampus Berkualitas01.03 0 komentar

Ketika apa yang Anda impikan tidak tercapai seperti yang diharapkan, akankah Anda menyerah begitu saja. Kegagalan adalah cobaan terberat yang harus dilalui setiap orang jika ingin meraih kesuksesan. Keenam tokoh yang tersohor di dunia ini bahkan pernah mengalami kegagalan pahit, sebelum akhirnya menjadi sukses dan terkenal. Berikut adalah kisah enam tokoh yang terkenal di dunia, yang berhasil menghadapi kegagalan mereka.

1. Colonel Sanders, Pendiri KFC


Percaya atau tidak, Colonel Sanders mulai mengenalkan resep ayam gorengnya pada usia 65 tahun. Di usianya yang tak lagi muda, dia mendapat tunjangan sosial sebesar USD 105 (Rp 1,2 juta). Ketika itu, dia merasa marah pada keadaan. Alih-alih mengeluh tentang jumlah tunjangan pensiun yang diterimanya, dia pun berusaha keras untuk memulai bisnis baru dengan mulai mengenalkan resep ayam buatannya pada para pemilik restoran. Dia berpikir bahwa para pemilik restoran akan tertarik pada resep ayam goreng buatannya. Dengan demikian, dia bisa mendapat royalti dari penjualan ayam goreng tersebut. Berbekal rasa percaya diri yang tinggi, dia mulai mengetuk setiap pintu restoran dan menghabiskan sebagian besar waktunya dengan tidur di mobilnya. Dia menerima berbagai macam penolakan, namun dia tetap percaya pada mimpinya. Tahukah Anda berapa penolakan yang diterima Colonel Sanders ketika menjual resepnya? 1009 kali!

2. Walt Disney


Walt Disney melalui banyak kegagalan sebelum akhirnya bangkit dan sukses seperti sekarang. Perusahaan animasi pertamanya bangkrut. Dia kemudian dipecat oleh editor beritanya karena dianggap kurang kreatif. Walt Disney bahkan sempat ditolak sebanyak 302 kali, sebelum akhirnya dia mendapatkan dana untuk menciptakan Disney World.

3. Steven Spielberg


Steven sempat ditolak dua kali ketika melamar di sekolah film University of Southern California. Kemudian dia pun memutuskan untuk menimba ilmu ke Cal State University di Long Beach. Sepanjang karirnya, Steven berhasil menyutradarai beberapa film blockbuster terbesar dalam sejarah perfilman dunia. Pada tahun 1994, dia kemudian mendapatkan gelar kehormatan dari sekolah film yang pernah menolaknya sebanyak dua kali tersebut.

4. J.K Rowling


JK Rowling, penulis salah satu buku fiksi terlaris di dunia, Harry Potter, senang berbagi kisah tentang kegagalannya. Percaya atau tidak, naskah Harry Potter yang ditulisnya pernah ditolak oleh dua belas penerbit. Setahun kemudian, dia diberi lampu hijau oleh Barry Cunningham dari Bloomsbury, yang setuju untuk menerbitkan buku-bukunya. Bagaimana jika Rowling memutuskan untuk berhenti berjuang setelah ditolak sekali? Dua kali? atau bahkan dua belas kali? Kita mungkin tidak akan mengenal siapa itu Harry Potter.

5. Albert Eistein

Dia tidak bisa berbicara sampai usia empat tahun dan tidak bisa membaca sampai usia tujuh tahun. Kedua orang tuanya dan guru-gurunya berpikir Eistein menderita cacat mental. Namun, Eistein dewasa malah berhasil memenangkan hadiah Nobel dan menjadi ikon dari fisika modern hingga sekarang.

6. Vincent Van Gogh

Vincent Van Gogh hanya menjual satu lukisan semasa hidupnya. Lukisan itu dijual kepada temannya. Meski demikian, dia terus melukis dan berhasil menyelesaikan lebih dari 800 lukisan. Sekarang, semua orang berlomba-lomba membeli lukisan Vincent dan lukisan termahal Vincent? dihargai USD 142,7 juta atau sekitar Rp 1,6 T.

Inilah kisah perjuangan orang-orang sukses yang kini kita kenal sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di dunia. Ada pepatah yang mengatakan bahwa tidak ada kesuksesan tanpa kegagalan. Jadi, haruskah kita terus mengeluh tentang kegagalan yang kita alami saat ini? Ataukah justru berjuang meraih mimpi tersebut tanpa menoleh pada kegagalan yang kita alami sekarang?


In Category : ,
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar