Selasa, 19 Agustus 2014

Beberapa Kisah Mengapa Nelson Mandela Dicintai
Kampus Berkualitas23.39 0 komentar


Belum genap seminggu atas kematian Paul Walker yang mengguncang dunia, kini hadir lagi sebuah berita duka dari jajaran politik. Mantan presiden Afrka Selatan, Nelson Mandela telah menghembuskan napas terakhirnya kemarin, Kamis 5 Desember di usianya yang ke 95. Pria yang terkenal dengan keramahannya ini diberitakan meninggal akibat infeksi paru-paru yang menyerangnya.

Mandela memang bukan orang baru dalam tatanan politik di seluruh dunia. Dedikasi pria yang lahir pada tahun 1918 itupun membuatnya lantas menjadi pembicaraan orang di seluruh dunia. Pun begitu, Mandela yang merupakan tokoh politik ini juga sangat menginspirasi para tokoh publik figur di seluruh dunia loh.

Pelan tapi pasti, terbukti Mandela mampu mengubah dunia menjadi sebuah tempat yang lebih baik. Lantas hal apa saja sih yang membuat Mandela menjadi sosok yang sangat diagungkan oleh kebanyakan orang? Simak kisahnya dan renungkan bagaimana seorang pria biasa dapat menjadi satu titik perubahan dunia ini.

Perjuangan Melawan Rasisme
Nelson Mandela telah mengabadikan hidupnya untuk mengakhiri segregasi ras yang sangat marak terjadi di dunia ini. Pria yang merupakan kulit hitam pertama di dunia politik Afrika ini juga merupakan sosok yang mengagumkan. Seolah tak merasa dengan jabatan yang ia pegang, Mandela kerap melontarkan kalimat yang lucu dan humoris kepada siapapun yang ditemuinya.

Untuk sosok pria paruh baya sepertinya, Mandela merupakan pria yang memiliki tekad dan kekuatan yang besar dalam dirinya. Impian dalam menyetarakan semua manusia di dunia ini merupakan bukti bahwa Mandela adalah sosok manusia dengan jiwa besar di dalamnya. Sehingga di tahun 1990, Mandela berhasil menyetarakan ras dan menghapus rezim apartheid yang begitu menyiksa. Well Done Sir!

Lawan Menjadi Kawan
Bagi Mandela, untuk mewujudkan impiannya, tak ada satu pun tindak kekerasan yang diperlukan di dalamnya. Mandela tentu memiliki obsesi dalam meraih impian yang sudah ada di benaknya saat dirinya remaja. Hingga menurut sebuah sumber, Mandela tak pernah berhenti bernegosiasi ketika dewan menolak untuk membahas masalah penyetaraan ras kulit hitamnya.

Mandela akan terus memperjuangkan apa yang ia inginkan walau terkadang ia pun kehabisan akal untuk bernegosiasi. Namun satu yang pasti bagi dirinya dan tertulis di dalam otobiografi mengenai Mandela. "Saya selalu mengalahkan lawan tanpa tidak menghormati mereka sampai kapanpun."

Mandala Sosok Rendah Hati
Hal yang satu ini tentu tak selalu dapat kita temui dari seorang pemimpin sebuah negara. Yah Nelson Mandela dikenal sebagai orang yang tak suka menggunakan aksi positifnya sebagai konsumsi umum publik. Seperti suatu hari, seseorang berkata bahwa Mandela mendatangi sebuah keluarga yang sedang berduka tanpa ada kamera dan awak media di sekitarnya.

Ia mendatangi sebuah keluarga yang merupakan korban dari tembakan yang tak disengaja hanya untuk menghiburnya. Di lain kesempatan Mandela bahkan secara cepat mendatangi seorang gadis kulit putih yang sangat ingin bertemu dengan Mandela. Dan benar, gadis berusia 12 tahun itu dalam keadaan sekarat akibat leukimia yang dideritanya.

Gencar Membrantas AIDS
Jiwa kemanusiaan yang ada pada diri Nelson Mnadela seolah tak pernah habis dan hilang darinya. Di usianya yang ke 84, Mandela bahkan tak berpikir untuk menghabiskan masa tuanya untuk pensiun. mandela justru memiliki fokus pada sebuah permasalahan yang juga membuatnya harus kehilangan satu putra kesayangan.

Yah, untuk memerangi AIDS yang marak terjadi, Mandela mengawasi masyarakatnya dengan memberikan kemudahan pada warga dalam akses obat-obatan. Hal ini ia lakukan untuk mereka yang membutuhkan agar virus tak menyebar ke jangka yang lebih luas lagi. Dan bahkan untuk meningkatkan usahanya ini, ia tak segan meminta bantuan dari negara lain dalam permohonan sumber daya yang dibutuhkan.

Nelson Mandela’s Fund Organization
Dan masih banyak lagi kelebihan sekaligus dedikasi sang mantan presiden yang sangat menginspirasi ini. Terutama dalam bidang yang sangat cintai yaitu mengurus dan mengawasi anak-anak yang ada di negrinya. Nelson Mandela diketahui memiliki sebuah organisasi bernama Nelson Mandela's Fund Organization yang masih berjalan hingga detik ini.

Dalam organisasi tersebut, Mandela merawat sekaligus memberdayakan para malaikat kecil untuk menjadi sosok yang berguna bagi bangsa. Di lembaga itu pula mereka diberikan pelajaran dan juga ruang untuk berkembang sampai mereka dapat menentukan jalan hidup dengan tepat. Semoga banyak dari mereka yang juga mengikuti jejak Mandela dalam mengubah dunia semakin lebih baik.

Dipenjara 27 tahun tidak membuatnya patah semangat
Mandela pernah mendekap di dalam penjara selama kurang lebih 27 tahun. Bahkan saat ia dipenjara akibat mendorong kulit hitam untuk meninggalkan Afrika tak membuatnya patah semangat. Yah Mandela pun tak diperbolehkan untuk datang pada pemakaman sang ibu dan anak yang meninggal dalam waktu berdekatan.

Namun Mandela tak menyerah, baginya tiada kata menyerah dalam hidup ini. Sehingga apa yang telah ia perbuat pada akhirnya membuahkan hasil. Mandela hingga kini pun sudah menyabet puluhan penghargaan yang ditujukan padanya, dan beberapa di antaranya terkait dengan perdamaian dan juga penyetaraan ras.
Selamat tinggal Nelson Mandela, sampai kapanpun kau akan terus menjadi inspirasi kami. Rest in Paradise.

In Category : ,
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar