Senin, 19 September 2016

Biologi dari Alam Untuk Lingkungan
Kampus Berkualitas00.55 0 komentar


Keberadaan ilmu biologi memiliki peran penting bagi kelangsungan makhluk hidup dan pelestarian lingkungan. Alam menjadi objek penting dari kajian biologi dan memiliki pengaruh yang besar untuk lingkungan.

Saat ini persoalan lingkungan semakin kompleks. Hal ini dipicu oleh pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat dan bentuk pengelolaan lingkungan yang kurang begitu maksimal serta belum merata. Kesadaran akan menjaga lingkungan dari pencemaran memerlukan perhatian lebih dari semua stakeholder, mulai dari pemerintah, swasta, dan masyarakat. Upaya secara biologis dapat dilakukan untuk mengatasi persoalan pencemaran lingkungan yang marak terjadi.

Pencemaran dapat merusak ekosistem dari hewanserta berpotensi punahnya spesies hewan 
Munculnya penyakit serta virus baru akibat dari dampak pencemaran
Pencemaran lingkungan adalah bentuk perubahan lingkungan yang dapat terjadi di air, udara, dan tanah. Berbagai pencemaran yang marak terjadi disebabkan oleh beberapa faktor seperti aktivitas industri, limbah pertanian yang berasal dari pupuk kimia dan pestisida, gas polutan yang memperparah kondisi lingkungan, seperti karbon dioksida, karbon monoksida (dari asap kendaraan), CFC (Chloro Fluoro Karbon) yang dihasilkan AC (Air Conditioner), pendingin pada lemari es, dan hair spray, asap rokok, tumpukan sampah, dan lain-lain. 
Beberapa bentuk pencemaran lingkungan yang terjadi dapat menyebabkan dampak negatif seperti berikut: 

Punahnya Spesies di Air dan Darat

Berbagai jenis hewan dapat mengalami keracunan akibat adanya gas pemicu polusi atau polutan berbahaya bagi biota air dan darat. Hal ini dapat mengakibatkan kepunahan karena masing-masing spesies hewan memiliki kekebalan yang tidak sama dalam menerima gas tercemar.
 

Keseimbangan Lingkungan Terganggu

Punahnya spesies hewan dapat menyebabkan perubahan pola interaksi dalam suatu ekosistem. Rantai makanan, jaring-jaring makanan, dan aliran energi dapat berubah sehingga keseimbangan lingkungan terganggu. Hal ini mengakibatkan daur materi dan daur biokimia juga terganggu.

Kesuburan Tanah Menurun dan Hama Tanaman Meningkat

Hewan penyubur tanah, seperti cacing dapat mengalami penurunan populasinya akibat penggunaan pestisida di ambang batas. Selain itu, penggunaan pupuk secara terus-menerus dapat mengakibatkan tanah menjadi asam sehingga kesuburan tanah menurun. Penggunaan insektisida juga dapat memusnahkan predator, sehingga serangga hama akan berkembang tanpa kendali. 

Keracunan dan Penyakit

Sayuran, ikan, buah-buahan, dan bahan makanan yang telah tercemar dapat menyebabkan keracunan dan dalam jangka panjang akan menimbulkan penyakit berbahaya, seperti kerusakan hati, ginjal, kerusakan susunan saraf, kanker, cacat bahkan meninggal dunia

Menipisnya Lapisan Ozon

Lapisan Ozon (lapisan pelindung bumi dari sinar ultraviolet) yang menyelimuti bumi menjadi semakin menipis karena bahan pencemar seperti Gas CFC seperti freon dan spray yang membumbung tinggi hingga mencapai lapisan ozon. Hal ini mengakibatkan lubang di lapisan ozon. 

Efek Rumah Kaca

Gas CO2 (karbon dioksida) yang dihasilkan dari proses pembakaran fosil, seperti dari asap kendaraan, asap parbrik meningkatkan kadar CO2 di atmosfer sehingga mempengaruhi kondisi panas bumi yang semakin meningkat. Hal ini yang disebut efek rumah kaca. 

Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan 
  • Menjaga kualitas dan kuantitas biota laut agar tidak terjadi pencemaran air
  • Menerapkan gaya hidup sehat, seperti menggunakan deodorant berbentuk stick daripada spray, menghindari kebiasaan merokok, dan membuka jendela dan pintu sesering mungkin agar udara segar dapat masuk
  • Mengurangi penggunaan kendaraan bermotor
  • Menempatkan tanaman di dalam rumah dan tempat kerja agar kesegaran udara tetap terjaga serta membersihkan barang-barang dalam rumah sesering mungkin agar tidak menimbulkan banyak debu
  • Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari pemukiman penduduk
  • Mengatur pembuangan limbah industri agar tidak mencemari lingkungan 
  • Menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk tanaman, agar kualitas tanah dapat terjaga
  • Membuang sampah pada tempatnya dan melakukan gerakan reboisasi pada hutan gundul
  • Menekankan penyadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih dapat mencintai lingkungannya
Membuang sampah pada tempatnya merupakan salah satu upaya pencegahan dari pencemaran limbah 
Polusi dari asap limbah dari industri merupakan salah satu bentuk dari pencemaran
In Category : ,
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar