Tampilkan postingan dengan label iik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iik. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 September 2016

Dosen RMIK Raih Penghargaan Bertaraf Internasional


Selamat kepada tim dosen RMIK IIK yakni Jerhy Wahyu Fernanda, S.Si. M.Si, dr.Wisnaningsih Surjoseputro, dan Reni Trianing Tyas, A.Md.,PK yang mendapatkan suatu kehormatan sekaligus penghargaan dalam skala internasional. Penghargaan tersebut berupa terpilihnya penelitian mereka yang berjudul “Health BPJS Patient Satisfaction Description at Hospital Outpatient Registration” untuk dimuat dalam acara “Proceeding of the 1st International Scientific Meeting on Health Information Management (1st ISMoHIM) 2016”.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari sejak tanggal 27-30 Mei 2016 di Hotel New Saphir Yogyakarta ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi ketiga dosen tersebut. Pasalnya, mereka berhasil menunjukkan kapabilitas yang mumpuni dan mampu bersaing dengan perwakilan dosen dari perguruan tinggi lainnya.



Prestasi yang diraih ini membuktikan bahwa dosen-dosen IIK terus berupaya mengasah kompetensinya melalui karya ilmiah yang memberikan manfaat demi kemajuan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kesehatan. Kelak, IIK akan terus mencetak prestasi-prestasi terbaiknya melalui dosen dan para mahasiswanya dan selalu terdepan dalam memajukan mutu kesehatan di Indonesia. IIK Developing Health Experts!

IIK Gelar Yudisium Tahap 1 Fakultas Kedokteran Gigi, Farmasi & Ilmu Kesehatan


Prosesi yudisium tahap 1 Fakultas Ilmu Kesehatan, Farmasi & Kedokteran Gigi tahun ajaran 2015/2016 telah selesai diselenggarakan tanggal 21 Juni 2016 di Graha IIK Lantai 4. Sebanyak 75 Mahasiswa dinyatakan lulus dalam Yudisium tahap 1 ini dengan rincian 20 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Gigi, 19 mahasiswa dari Fakultas Farmasi dan 36 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan.

Tamu undangan yang turut hadir dalam acara ini adalah Rektor Institut Ilmu Kesehatan, drg. R.P Bambang Noerjanto, MS, Sp.RKG(K), perwakilan Yayasan Bhakti Wiyata Kediri, ketua LPMI, ketua LP2M, Para Dekan dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran Gigi, serta ketua dan sekretaris program studi masing-masing.

Prosesi yudisium berjalan lancar dan khidmat. Acara ini diawali oleh sambutan dari Dra. Wiwiek Astuti, MM selaku perwakilan dari Yayasan Bhakti Wiyata Kediri. Dalam pidatonya, beliau memberi nasehat kepada para mahasiswa agar dapat mengabdi kepada masyarakat dengan mengaplikasikan segala ilmu yang dimiliki secara profesional dan tetap menjaga nama baik almamater IIK dimanapun berada.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan SK lulusan yudisum utama dan pemberian ucapan selamat kepada para mahasiswa yang lulus yudisium dilakukan langsung oleh Rektor IIK dan seluruh staf jajaran IIK lainnya. Semoga mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dapat mengembangkan kemampuan profesionalisme sesuai bidangnya, meningkatkan etika profesi dan memiliki wawasan nasional yang dapat meningkatkan kinerja di masyarakat nantinya.

Bangkitkan Olahraga dengan Kompetisi ASCI



Serangkaian acara “ASCI (Art and sports Competition of IIK)” telah sukses diselenggarakan oleh BEM IIK Kediri pada tanggal 8-21 Mei 2016 di GOR Jayabaya dan Futsal PG Santren Kediri. Kompetisi olahraga dan seni yang diperuntukkan bagi semua mahasiswa se-Eks Karasidenan Kediri ini meliputi Kompetisi Men’s Futsal, Men’s & Woman’s Volley Ball dan Mural Art.

Antusias para mahasiswa Kediri terhadap kompetisi ini terlihat dari banyaknya jumlah tim yang mendaftar. Sebanyak 23 tim terdaftar sebagai peserta dengan kategori futsal. Tujuh tim terdaftar sebagai peserta dengan kategori voli sedangkan empat tim lainnya mendaftar sebagai peserta dengan kategori basket.

Kompetisi semakin meriah pada malam puncak acara ASCI yang berlangsung tanggal 21 Mei 2016 di Gor Jayabaya Kediri. Pada malam puncak ini berlangsung final dari ketiga cabang olahraga yang sudah menjalani babak penyisihan pada waktu sebelumnya dan penampilan bintang tamu “DJ Lolyta”.

Penyerahan hadiah diberikan langsung oleh Ketua BEM IIK dan Ketua Panitia ASCI. Selamat kepada para juara dalam kompetisi ini. Sampai jumpa pada event mendatang dan tetaplah menjadi mahasiswa yang sehat dan berprestasi.


Budaya Kearifan Lokal untuk Konservasi Sumber Mata Air di Lingkungan Sekitar

Nurul Istiqomah, S. Si., M. Sc.
Dosen Biologi bidang botani

Kita mungkin sudah tidak asing lagi saat mendengar kata kearifan lokal (“Local wisdom”). Seperti yang kita ketahui kearifan lokal merupakan sebuah tatanan kehidupan sosial, politik, budaya, ekonomi, serta lingkungan yang terangkum dalam sebuah sistem masyarakat lokal dan telah dilaksanakan serta dijalankan dalam kehidupan sehari-hari yang bernilai baik dan memberikan dampak positif terhadap kelestarian lingkungan sekitar dalam mencegah kerusakan lingkungan, baik tanah atau lahan, hutan, maupun air.


Air menjadi kebutuhan essensial bagi makhluk hidup. Sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk, kebutuhan air saat ini sudah semakin meningkat, sedangkan sumber air tanah yang ada saat ini sudah banyak tercemar. Penggunaannya pun sudah melebihi kapasitas yang ada. Beberapa budaya kearifan lokal yang biasa dilakukan untuk menghemat penggunaan air dan memelihara sumber mata air diantaranya ada penggunaan istilah “Keramat” untuk suatu tempat yang dianggapnya sebagai pemberi petuah (mengandung unsur gaib), “Pamali” yang digunakan untuk budaya pelarangan (larangan) terhadap suatu aktivitas, dan “Subak” yang digunakan pada bidang pertanian dalam menghemat penggunaan air, serta banyak lagi istilah lainnya. Di bawah ini adalah ulasan mendalam terkait tiga istilah yang telah disebutkan:

Keramat

Sebagian besar daerah di Jawa dan beberapa wilayah lain di Indonesia, terdapat sebuah tradisi yang menganggap keramat pohon besar (contohnya pohon beringin). Dampak positif dari adanya kearifan lokal tersebut adalah adanya bentuk konservasi pada pohon tersebut yang menjadi sumber mata air, karena akarnya yang besar dan banyak. Kearifan lokal tersebut dapat dilihat pada masyarakat di Desa Beji, Ngawen, Gunung Kidul. Masyarakat di Desa Beji tersebut memiliki hutan adat Wonosadi yang didalamnya terdapat sumber mata air. Kondisi lingkungan (flora, fauna dan sumber mata air) di sekitarnya terjaga dengan sangat baik sebagai daerah resapan air hujan yang hingga saat ini terdapat tiga mata air yang mengalir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Masyarakat di Desa Beji juga membentuk kelompok yang disebut “Jagawana” untuk menjaga daerah tangkapan di sekitar mata air Wonosadi.

Pamali

Budaya kepamalian merupakan bentuk aturan-aturan adat yang memberikan batasan terhadap penggunaan air dan sumber daya alam lainnya yang berdampak bagi lestarinya sumber mata air. Masyarakat Kampung Kuta menggunakan sumberdaya air dari mata air Cibungur, Ciasihan, Cinangka, dan Cipanyipuhan ke dalam dua fungsi yaitu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan untuk ritual adat. Masyarakat Kampung Kuta juga melarang (Pamali) untuk membuat sumur. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi air bawah tanah agar selalu baik, bersih dan menjaga kestabilan tanahnya. Budaya kepamalian juga diterapkan di daerah lainnya, seperti di masyarakat Sunda dan Banjar, Kalimantan Selatan.

Subak

Subak merupakan suatu sistem pengairan yang diterapkan pada sektor pertanian. Subak memiliki lima peran dalam aktivitas pertanian, antara lain pencarian dan pendistribusian air irigasi, operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi, mobilisasi sumberdaya, penanganan sengketa, dan upacara keagamaan/ritual.

Adanya kearifan lokal yang telah dilaksanakan secara turun temurun, dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan disekitarnya. Sebaiknya dalam mengeksplotasi sumber daya alam tidak dengan berlebihan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan atau habitatnya agar sumber daya alam tersebut tetap dapat digunakan hingga ke generasi selanjutnya. Dalam hal ini bukan hanya peran pemerintah saja yang bertugas untuk menjaga dan melindungi keseimbangan lingkungan dan sumber daya alam yang ada di dalamnya, namun peran serta masyarakatnya juga diperlukan dalam mewujudkannya.


BIOLOGI Spesialis & Karir

Perkembangan ilmu biologi kini tumbuh pesat dan keberadaannya mutlak diperlukan dalam perkembangan teknologi sejak berbagai penemuan pada bidang genetika, bioteknologi, mikrobiologi, dan obat-obatan. Apalagi saat ini permasalahan pemanasan global pun juga sudah mulai menyentuh bidang ekologi dan konservasi alam.

Dalam biologi murni, diajarkan lebih mendalam dan detail terkait ilmu biologi. Ilmu Biologi di Perguruan Tinggi memiliki beberapa peminatan studi diantaranya peminatan pada bidang hewan (zoologi), tumbuhan (botani), mikrobiologi, genetika, dan ekologi (lingkungan). Lulusan dari jurusan biologi akan mendapatkan gelar Sarjana Sains (S.Si).

Prospek kerja untuk lulusan S1 biologi murni seperti berikut:

Forensic Analyzer Di Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik) POLRI

Lulusan Biologi Murni dapat bekerja di Badan Kepolisian dalam hal pengungkapan fakta-fakta dan identitas pelaku kejahatan. Selain itu juga dapat mengidentifikasi dan menyelidiki sidik jari, potongan kulit dan gigi dari korban kecelakaan berbasis DNA atau molekular. Ruang lingkup ilmu biologi di Lab. forensik adalah:
Pembunuhan (konsentrasi ilmu anatomi dan ekofisiologi hewan)
Pemerkosaan (konsentrasi ilmu histologi dan anatomi hewan)
Narkoba dan psikotropika (konsentrasi ilmu taksonomi tanaman dan biokimia)
Pemalsuan produk (konsentrasi ilmu mikrobiologi dan biokimia)

Quality Control, Quality Assurance, Research & Development

Lulusan biologi dapat bekerja di Perusahaan Pesitisida (manajemen hama), Manajemen Sumber Daya Hayati yang mencakup sumber daya alam, pengelolaannya, biodiversitasnya, dan konservasi menjadi pokok bahasan utama. Lulusan biologi juga memiliki peran besar di perusahaan obat karena biomedika menjadi spesialisasi keahlian yang dimiliki para lulusan biologi yang banyak membahas mengenai obat-obatan untuk penyakit. Selain itu, lulusan biologi dapat bekerja di perusahaan yang fokus pada tanaman, kedokteran, dan forensik, karena para lulusan biologi juga mempelajari mengenai genetika dan bioteknologi molekuler, DNA, dan RNA.

Peneliti

Lulusan Biologi murni merupakan basic ilmu yang paling dicari oleh badan pemerintah seperti LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dan BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Badan Lingkungan Hidup (BLH), Perum BULOG, Bea Cukai, Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan dan lain-lain. Lulusan biologi mempunyai banyak peran diantaranya dapat memodifikasi buah-buahan yang disisipi vaksin. Dalam hal ini, peran bidang biologi molekular sangat penting dalam menciptakan tanaman atau hewan yang unggul melalui rekayasa genetika.  

Guru

Lulusan biologi murni juga dapat menjadi seorang guru/dosen. Saat ini telah tersedia sekolah lanjutan untuk pendidikan guru yang memungkinkan fakultas non keguruan menjadi PNS Guru.

Wirausahawan

Berbagai penelitian terkini dalam bidang biologi menunjukkan prospek yang sangat cerah bagi mereka yang berani untuk bekerja keras secara mandiri. Contohnya: usaha makanan dan minuman berbasis bioteknologi, pengolahan lidah buaya, nata de coco,  dan lain-lain.

Perlu diingat, Indonesia adalah salah satu negara megabiodiversity, masih banyak kekayaan alam hayati kita yang belum tereksplorasi secara optimal. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang besar bagi lulusan S1 Biologi murni untuk terjun dalam berbagai bidang.

Ruang Lingkup Studi Biologi

Biologi Sel Molekuler
Mempelajari proses yang terjadi pada benda hidup tingkat sel dan sub-seluler
Genetika
Mempelajari substansi gen dan proses-proses pewarisannya untuk menjamin kelangsungan sistem benda hidup
Fisiologi
Mempelajari proses-proses yang terjadi dalam sistem benda hidup
Struktur dan Perkembangan
Mempelajari organisasi tingkat individu dan perubahan ontogenik organisasi
Biosistematika dan Evolusi
Mempelajari keanekaragaman mahluk hidup dan sejarah filogeninya
Ekologi
Mempelajari organisasi interaksi individu dari tingkat populasi, komunitas, ekosistem sampai biosfer. 

S1 Biologi Institut Ilmu Kesehatan


S1 Biologi IIK
4 th studi | 144 SKS
Terakreditasi BAN - PT
No. 1381/SK/BAN-PT/Akred/S/VII/2016

Ilmu biologi mempunyai struktur dan konsep dasar yang telah mengalami perkembangan pesat dan nyata digunakan untuk pengembangan dan berperan dalam menunjang kemajuan ilmu terkait dengan sistem hayati. Terkait dengan perkembangan tersebut, munculah berbagai macam ilmu terapan, yang dapat menjawab permasalahan manusia seperti di bidang kesehatan, pertanian, kehutanan, peternakan, dan lingkungan hidup.


Berdirinya Program Studi S1 Biologi diharapkan mampu mengantisipasi dan mereduksi segala dampak negatif dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam hayati secara berkelanjutan. Didukung dengan fasilitas laboratorium yang memadai, Program Studi S1 Biologi menawarkan kajian ilmu Biologi Molekular Kesehatan, sehingga mampu bersaing dalam menunjang perkembangan ilmu pengetahuan terapan dan modern.

Proses Pembelajaran Berkualitas


  • Masa Orientasi Mahasiswa baru yang diawali dengan pembekalan softskill (training: ESQ, leadership, entrepreneur, self confidence, dan communication)
  • Program Bahasa Inggris secara komprehensif (TOEFL & TOEIC)
  • Bimbingan akademik dari dosen berkompeten di bidangnya
  • Praktikum di laboratorium dengan fasilitas terbaik
  • Mengikuti kuliah pakar, seminar, dan diskusi interaktif
  • Mengikuti ekstrakurikuler melalui Unit Kegiatan Mahasiswa
  • Kuliah Kerja Nyata yang melatih kemampuan dan ilmu mahasiswa di masyarakat 

Kompetensi S1 Biologi IIK

Program studi S1 Biologi IIK memberikan pendidikan yang mampu membentuk para profesional yang memiliki:
Penguasaan Pengetahuan

  • Mampu menguasai konsep ilmu biologi yang ada pada sajian mata kuliah di program studi biologi Fakultas Sains.
  • Mampu mengaplikasikan ilmu biologi baik di laboratorium maupun di lingkungan alam.

Kemampuan Kerja

  • Mampu menyajikan alternatif solusi sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat dalam memecahkan masalah biologi 
  • Mampu mengembangkan kemanfaatan keilmuan biologi untuk diaplikasikan pada lingkup kehidupan sehari-hari yang bermanfaat bagi masyarakat.
  • Mampu mengelola sumber daya hayati pada institusi pemerintah, swasta atau untuk keperluan wirausaha

Prospek Kerja

Sebagai lulusan S1 Biologi IIK, Anda memiliki prospek kerja yang luas dan memiliki kemampuan analisa tugas dengan cepat. Lulusan S1 Biologi dapat bekerja sebagai:

MEDIS
Industri makanan & minuman, Balai Besar Laboratorium Kesehatan, Peneliti di LIPI, Ahli Biologi, Laboratorium Forensik, dll

NON MEDIS
PNS, Karyawan Swasta & dosen pengajar di sebuah lembaga pendidikan kesehatan.

Rabu, 14 September 2016

Manfaat Pijat Kaki untuk Kesehatan




Dalam dunia kesehatan, pijat merupakan upaya untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Pijat biasanya dilakukan dengan menggunakan tangan atau dengan bantuan alat.
Pijat kaki merupakan salah satu metode refleksi yang dinilai praktis dan memiliki banyak manfaat daripada refleksi seluruh tubuh. Hal ini berdasarkan pada prinsip bahwa setiap bagian tubuh, seperti organ dan kelenjar diwakili oleh titik-titik saraf pada permukaan tubuh. Organ-organ dan kelenjar-kelenjar ini dapat dicapai dengan menekan titik-titik saraf tersebut, baik dengan jempol, jari, atau dengan alat tumpul. Oleh karena itu, seluruh anatomi tubuh dapat dipetakan dalam diagram telapak kaki.

Lalu, apa saja manfaat yang dapat kita rasakan setelah melakukan pijat kaki? Simak ulasannya berikut ini.

      Menghilangkan pegal-pegal
Pijat kaki dapat menghilangkan rasa pegal yang dialami tubuh, terutama setelah melakukan berbagai macam aktivitas yang berat seharian.
Beberapa teknik pijat kaki dengan berbagai alat
      Menghilangkan kram dan kesemutan
Dengan memanfaatkan metode pijat kaki ini, rasa sakit yang diakibatkan oleh kram dan juga kesemutan dapat hilang dengan mudah. Hal ini dikarenakan adanya beberapa teknik khusus dalam melakukan proses pemijatan.

      Menjaga kesehatan tulang dan juga kekuatan dari kaki
Kualitas kesehatan tulang dan juga kekuatan kaki akan menjadi lebih baik, terutama pada bagian lutut dan juga persendian, dimana pada daerah tersebut sering terjadi masalah seperti nyeri sendi.
      
      Menyembuhkan kaki yang keseleo dan memar karena benturan
Dengan melakukan pijat kaki secara rutin, maka kaki Anda yang keseleo atau terjatuh dapat disembuhkan dengan teknik-teknik tertentu. Namun, biasanya refleksi kaki hanya dapat membantu masalah keseleo ringan saja, tidak sampai membantu masalah patah tulang.

      Meringankan dan mengendurkan otot kaki yang menegang
Pada suatu kondisi tertentu seperti kelelahan, stres ataupun terserang penyakit, otot dan juga syaraf pada tubuh kita akan menegang dan menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Pijat kaki dapat menjadi alternatif penyembuhan untuk otot kaki yang menegang.

      Memberikan efek relaksasi dan juga kenyamanan bagi seluruh tubuh
Meskipun pijat kaki dilakukan pada bagian kaki saja, namun manfaat pijat kaki dapat terasa hingga keseluruh tubuh. Tubuh Anda akan memperoleh kondisi rileks yang lebih baik lagi setelah melakukan pijat kaki. 

         Memperlancar peredaran darah
Dengan lancarnya peredaran darah di dalam tubuh Anda, maka suplai darah dan juga oksigen ke seluruh organ serta bagian tubuh dapat menjadi lebih optimal, dan akan membuat tubuh kita menjadi lebih sehat dan terhindar dari resiko berbagai macam penyakit.

      Mencegah berbagai macam penyakit kronis yang berbahaya
Ada beberapa metode dari refleksi kaki yang juga menggabugkan teknik akupuntur dan acupressure pada bagian telapak kaki. Metode ini memilki banyak sekali manfaat bagi tubuh, terutama dapat membantu Anda mencegah berbagai macam penyakit kronis, seperti kanker, darah tinggi, asam urat, diabetes, dan kolestrol tinggi.

Nah, itulah manfaat pijat kaki untuk kesehatan yang perlu diketahui. Untuk melakukan pijat kaki, anda dapat melakukannya sendiri di rumah. Saat ini, alat-alat kesehatan yang dapat melakukan refleksi kaki sudah banyak beredar di pasaran dan dapat dengan mudah Anda operasikan.

Foto Galeri: Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru Angkatan VI













Pengambilan Sumpah Dokter Gigi Baru Angkatan VI




Acara pengambilan “Sumpah Dokter Gigi Angkatan ke-6” telah selesai digelar oleh Fakultas Kedokteran Gigi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata pada tanggal 12 Maret 2016 lalu. Acara yang berlangsung di Graha IIK lantai 4 ini dihadiri oleh seluruh jajaran staf Fakultas Kedokteran Gigi IIK, para dosen, orang tua wali dari para dokter gigi, serta para dokter gigi yang akan diambil sumpah. Jajaran pimpinan akademis yang turut hadir dalam acara ini, antara lain: dr. David Raditya Suhartono, Bikorms, MBA (Perwakilan Yayasan Bhakti Wiyata), drg. R. P. Bambang Noerjanto, MS., Sp.RKG (K) (Rektor IIK), drg. Sri Basuki Kusumaningsih, M.Kes (Dekan FKG), drg. Endah Kusumastuti, MDSc (PD 1 FKG), drg. Herlambang Prehananto, Sp. PM (PD 2 FKG), dan drg. Catur Septommy, MDSc (PD 3 FKG).

Acara ini dibuka dengan tari Bali yang dibawakan dari para mahasiswa FKG yakni Putu Tendy Mudiani dan Gusti Ayu Agung Mas Mahadewi. Acara selanjutnya adalah Pembacaan Surat Keputusan Dekan oleh Pembantu Dekan 1 Fakultas Kedokteran Gigi IIK Bhakti Wiyata Kediri tentang dokter gigi baru, dan dilanjutkan dengan prosesi pengambilan sumpah profesi, penandatangan naskah sumpah, serta penyerahan ijazah untuk dokter gigi baru. Pada kesempatan kali ini ada 21 dokter gigi yang mengkuti acara ini. Dokter gigi berprestasi pada sumpah dokter gigi kali ini adalah drg. Sawitri Dwi Indah Pertami. Acara ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Selanjutnya, pemberian cinderamata diberikan dari Dekan FKG kepada Ketua PDGI Cabang Kediri (drg. Syaiful Achirudin), Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata, dan Yayasan Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata.

Selanjutnya, dilakukan pemberian buket bunga dari dokter gigi baru kepada orangtua dengan diiringi lagu "Bunda" dan "Ayah". Semoga ke depannya, para dokter gigi yang telah diambil sumpah dapat menjunjung tinggi profesionalisme kerja dan memberikan manfaat untuk para pasien, serta kontribusi terbaik untuk sesama.