Minggu, 03 Agustus 2014

Go Green, Save the Earth!
Kampus Berkualitas23.39 0 komentar

Go Green merupakan suatu kampanye untuk mengurangi pemanasan global atau Global Warming. Global warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer,  laut, dan daratan Bumi.
Es di Kutub Utara mencair karena akibat dari pemanasan global

Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia" melalui efek rumah kaca.

Bagi orang awam, efek rumah kaca masih diartikan sebagai sebuah kondisi yang diakibatkan adanya bangunan-bangunan tinggi yang dindingnya didominasi oleh kaca. Sehingga, bangunan tersebut akan memantulkan panas yang berasal dari matahari yang menyebabkan suhu di permukaan bumi meningkat.
Pengertian efek rumah kaca tersebut tidaklah tepat. Dari penelitian yang dilakukan para ahli, terjadinya peningkatan suhu udara sebagai dampak fenomena efek rumah kaca  ini diakibatkan semakin tingginya konsumsi gas. Hal ini terjadi seiring proses pembakaran yang berasal dari bahan bakar fosil, baik pada kendaraan bermotor maupun mesin pabrik. Demikian pula, pemakaian peralatan listrik yang tidak terkendali, menyebabkan peningkatan suhu bumi karena proses pembakaran pembangkit tenaga listrik yang semakin besar.

Jika kondisi ini tidak dikendalikan, maka dampak yang terjadi akan menyebabkan kerugian besar bagi seluruh manusia di bumi ini. Berikut beberapa dampak yang ditimbulkan dari efek rumah kaca, diantaranya adalah:
  • Makin tingginya suhu permukaan bumi berdampak pada terjadinya cuaca yang cukup ekstrem pada saat ini. Dimana pada siang hari terasa sangat menyengat dan pada malam hari, udara terasa sangat dingin.

  • Mulai mencairnya beberapa gunung es yang terdapat di wilayah kutub. Hali ini karena suhu di kutub mulai meningkat dan mengurangi kemampuan pembekuan es yang ada di kawasan tersebut.

  • Makin bertambahnya ketinggian air laut yang diakibatkan suhu air laut meningkat. Akibatnya pada saat ini semakin banyak ancaman dari tenggelamnya beberapa kawasan daratan di dunia.

  • Terganggunya fungsi hutan dalam menyerap partikel bebas seperti CO2 yang ada di udara. Akibatnya, senyawa tersebut tidak tersaring dan mencemari lingkungan serta merusak atmosfer bumi.

Untuk mengurangi efek rumah kaca tersebut, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan antara lain:
  • Mengurangi pembakaran yang berbahan baku fosil baik pada kendaraan bermotor maupun mesin pabrik. Gunakanlah pembakaran seperlunya dan seefektif mungkin untuk menghindari semakin banyaknya gas karbondioksida.

  • Sudah saatnya sekarang manusia beralih menggunakan kendaraan yang ramah lingkungan seperti sepeda atau menciptakan kendaraan tak bermesin untuk alat trasportasi jarak dekat.

  • Mengurangi pemakaian senyawa CFC pada lemari es dan pendingin  ruangan.

  • Membudayakan gerakan menanam pohon dan penghijauan karena pohon merupakan perangkat paling efektif sebagai penyaring udara kotor.

  • Penghematan penggunaan listrik untuk mengurangi beban pembangkit listrik.

Sebarkan ilmu dan wawasan yang kita punya mengenai pengertian efek rumah kaca beserta dampaknya. Dan temukanlah solusi cerdas dan hemat dalam menjadikan hidup ini lebih indah dan lebih hijau! Let’s  Go Green to Save The Earth!!

In Category : ,
Tentang IIK Institut Ilmu Kesehatan Institut Ilmu Kesehatan adalah institut kesehatan satu-satunya di Indonesia yang berfokus kepada ilmu kesehatan. Telah terdaftar dalam BAN-PT dan berada di bawah naungan Dinas Kesehatan. Telah meluluskan lebih dari 13.000 mahasiswa profesional dan berkompetensi. Kunjungi website kami IIK and Facebook

0 komentar

Posting Komentar